Selasa, Januari 21, 2014

Inspirasi Pinggir kota

Tantangan PKS tarakanReportase ; Keg : baksos kesehatan Tgl : 18-01-2014 jam 16.00 Tempat : rumah H usa belakang tenis indoor telaga keramatTarakan. Beberapa waktu yang lalu presiden PKS HM Anis matta menyampaikan kultwit tentang tantangan PKS pada transisi Kebangkitan indonesia gelombang ketiga. Salah satunya yaitu bahwa kader PKS harus siap mendengarkan, menampung, dan berupaya memberi solusi ditengah zaman ketidakpercayaan. Sore ini(18/01) dpd pks mengadakan kegiatan bakti sosial pemeriksaan kesehatan bagi warga kampung empat khususnya RT 01 yang mendiami area belakang lapangan tenis indoor tarakan. Area yang didiami lebih dari 54 Kk ini lokasinya terisolir dari perkampungan penduduk. Jalan akses menuju tempat lokasi masih jalan proyek tanpa pemadatan tanah, sangat berdebu terlebih jika lewat truk-truk proyek yang sering lalu lalang. Terkesan lokasi ini tidak cukup mendapat perhatian dr pemerintah kota tarakan. Terlihat warga sangat antusias dengan adanya baksos pemeriksaan kesehatan ini. Terlihat dari atensi warga yang sudah menunggu kedatangan tim kesehatan dpd pks. Lingkungan yang kurang sehat menjadi pemicu banyaknya kasus ispa, kulit pada anak-anak. Disela-sela kegiatan kami berkesempatan berbincang dengan tuan rumah Haji Usa, seorang tua yang sudah paruh baya berusaha mendengarkan sekedar aspirasi atau sekadar bertegur sapa dengan H usa. Beliau menkisahkan sudah sepuluh tahun warga sekitar area ini mendiami lokasi. Sepuluh tahun itu pula warga merasakan kekurangan air dan listrik. Dua hal ini menjadi kebutuhan pokok warga untuk saat ini. Air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sperti MCK susah didapatkan. Kebutuhan air didapatkan dari menampung air hujan dan membeli air bila tidak turun hujan. Adapun listrik menjadi sangat vital dimana sangat diperlukan untuk penerangan jalan terlebih lagi untuj anak-anak yang mau belajar. Warga mengandalkan genset yang tentunya sangat berbiaya tinggi dengan kenaikan harga Bbm semakin menambah beban hidup warga.Dengan nada yang sangat berat H usa menyampaikan pesan kepada para kader pks. Pertama, h usa dan keluarga sangat berterima kasih pada pks yang berkenan mengadakan baksos di area ini. "Tentunya ini sangat kami nanti, kami bisa periksa kesehatan gratis dg pks"imbuhnya. Kedua, "kami harapkan bantuan supaya listrik ini, bisa masuk kembali ke daerah kami. Minimal untuk anak-anak supaya bisa belajar. Moga pks bisa membantu kami"imbuhnya. SyamsudIn arfah selaku CAD no 1 dr pks di dapil 1 tarakan timur menyampaikan "permaSalahan warga disini menurut saya ada 2. Pertama, masalah dengan. Wkp pertamina yang tidak memberikan hak kepemilikan, namun hanya hak guna tanah ini yang menjadi dasar proses penyambungan listrik warga sangat terhambat. Tidak ada IMB tidak ada penyambungan."terang Aleg PKS dua periode dari dapil tarakan timur ini. "kedua, krisis listrik yang melanda tarakan belum mendapatkan solusi yang baik. Krisis listrik yang menjadi permasalahan serius pemerintahan kota pasti membawa dampak pada warga yang memiliki masalah dengan perijinan.seperti disini" imbuhnya. Syamsudin arfah menambahkan "kita berharap banyak pada walikota yang baru memiliki kebijakan yang lebih berani baik dalam masalah listrik atau masalah-masalah yang melanda warga seperti daerah ini. Kita ambil contoh paling gampang saja bahwa dua gedung megah didepan yaitu KPU dan indoor (tenis telaga kramat) bisa terealisasi di lokasi yang sama dengan warga disini". Ketika disampaikan apakah selama 10 tahun terakhir masalah yang dihadapi warga di area wkp pertamina sudah dicari solusinya. Beliau menjawab sudah sering dilakukan mediasi oleh dprd dalam hal ini komisi I. Namun memang mengatasi hal seperti ini perlu kebijakan yang berani dari walikota. Kita berharap banyak pada walkot yang baru" jawab syamsudin menegaskan. Tantangan PKS kedepan adalah membuat peta baru bagi kota tarakan untuk mencari solusi yang lebih komprehensif dan akurat. Tantangan PKS adalah menjadi solusi bagi lahirnya tarakan baru, membumikan slogan kebanggaan warga tarakan "the litle singapore". Membumikan kota tarakan yang nyaman dan aman, rukun, sejahtera dan modern, kota impian yang bisa mewujudkan semua cita-cita anak negeri. Disini dari baksos kecil, dipinggiran kota kita menemukan harapan baru, semangat untuk kembali bekerja dengan cinta, kerja dan harmoni. Menuju kebangkitan indonesia gelombang ketiga.(tim media)

Tidak ada komentar: