Kamis, Februari 13, 2014

'Ber-Istighfar-lah pada Tuhanmu'

Al-Qurtubi meriwayatkan cerita Ibni Shabih. Pada suatau hari ada seorang lelaki mengadu kepada Hasan al-Basri tentang masa kemarau yang menimpanya. Hasan al-Basri lantas berkata kepadanya:
Beristighfarlah kepada Allah s.w.t.”

Selanjutnya seorang lelaki lain mengadu akan kemiskinan yang menimpanya. Hasan al-Basri lalu berkata kepadanya:
Beristighfarlah kepada Allah s.w.t.”

Ada pula lelaki lai berkata : “Doakanlah aku supaya Allah s.w.t memberiku anak.” Hasan al-Basri kemudian berkata kepadanya:
Beristighfarlah kepada Allah s.w.t.”

Datang lagi lelaki lain yang mengadu tentang kebunnya yang kekeringan. Hasan al-Basri pun berkata kepadanya:
Beristighfarlah kepada Allah s.w.t.”

Ar-Rabi lantas berkata kepadanya: “Beberapa orang lelaki mendatangimu mengadu pelbagai jenis perkara tetapi kamu menyuruh mereka semua untuk membaca istighfar!”

Hasan al-Basri menjawab: “ Aku sama sekali tidak mengatakan apapun dari diriku sendiri. Sesungguhnya Allah s.w.t berfirman:

Artinya:
“Maka aku katakan kepada mereka: "Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat,Dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (Surah Nuh: ayat 10-12)

Ada seorang lelaki berkata kepada Hasan al-Basri : “Apakah seseorang tidak akan berasa malu terhadap Tuhannya? Bukankah dia melakukan perbuatan dosa lalu memohon keampunan kemudian mengulangi perbuatan dosa lagi lalu memohon keampunan dan seterusnya?”

Hasan al-Basri lantas menjawab: “ Syaitan sangat berharap jika dia Berjaya menggoda kamu. Oleh kerana itu, janganlah kamu meninggalkan istighfar selama-lamanya.”

Senin, Februari 10, 2014

Dapaglifozin : OAD Baru release oleh FDA tahun 2013

Tahun 2013 lalu FDA merilis OAD baru setipe dg pioglitazone :

Link to the 2013 Novel New Drugs Summary (PDF - 3MB)

New Drugs at FDA: CDER’s New Molecular Entities and New Therapeutic Biological Products of 2014

Innovation drives progress. When it comes to innovation in the development of new drugs and therapeutic biological products, FDA’s Center for Drug Evaluation and Research (CDER) supports the pharmaceutical industry at every step of the process. With its understanding of the science used to create new products, testing and manufacturing procedures, and the diseases and conditions that new products are designed to treat, FDA provides scientific and regulatory advice needed to bring new therapies to market. The availability of new drugs and biological products often means new treatment options for patients and advances in health care for the American public. For this reason, CDER supports innovation and plays a key role in helping to advance new drug development.
Each year, CDER approves a wide range of new drugs and biological products. Some of these products are innovative new products that never before have been used in clinical practice. Others are the same as, or related to, previously approved products, and they will compete with those products in the marketplace.
Certain drugs are classified as new molecular entities (“NMEs”) for purposes of FDA review. Many of these products contain active moieties that have not been approved by FDA previously, either as a single ingredient drug or as part of a combination product; these products frequently provide important new therapies for patients. Some drugs are characterized as NMEs for administrative purposes, but nonetheless contain active moieties that are closely related to active moieties in products that have previously been approved by FDA. For example, CDER classifies biological products submitted in an application under section 351(a) of the Public Health Service Act as NMEs for purposes of FDA review, regardless of whether the Agency previously has approved a related active moiety in a different product. FDA’s classification of a drug as an “NME” for review purposes is distinct from FDA’s determination of whether a drug product is a “new chemical entity” or “NCE” within the meaning of the Federal Food, Drug, and Cosmetic Act.

The list below includes the
NMEs approved by CDER in calendar year 2014.

(The Drug Name link provides full product details, i.e., prescribing information, approval history, and reviews.)

No.
Drug Name
Active Ingredient
Date
What it’s used for
2.Hetlioztasimelteon1/31/2014To treat non-24- hour sleep-wake disorder (“non-24”) in totally blind individuals. Non-24 is a chronic circadian rhythm (body clock) disorder in the blind that causes problems with the timing of sleep.
Press Release
1.Farxigadapaglifozin1/8/2014To improve glycemic control, along with diet and exercise, in adults with type 2 diabetes.
Press Release

Minggu, Februari 09, 2014

Sabun Cair Multifungsi “Maks” Besutan Septian Suryo

Kisah Inspiratif bisnis, Sebenarnya idea sederhana tp brilian


sabun cair maks

Berawal dari penelitian, produk ciptaan Septian Suryo, yaitu sabun cair multifungsi bermerek Maks sudah diproduksi secara massal. Produk yang menjadi pemenang di kategori industri kreatif di ajang Wirausaha Muda Mandiri Tahun 2013 ini menghasilkan omset sekitar Rp 30 juta dalam satu bulan.
“Ini (Maks) adalah produk sabun cair multifungsi. Ini kami campur dari produk sabun cuci piring, sabun cuci tangan, cuci pakaian, hingga cuci mobil dan motor. Kami campur menjadi satu, menjadi sabun cair multifungsi mereknya Maks,” terang Septian dari Universitas Hasanuddin-Makassar, kepada SWA, di Jakarta, beberapa waktu lalu. Sebagai informasi, produk Maks ini dipasarkan di bawah bendera CV Sefactor Pharma, yang berbasis di Makassar.

Bagaimana awal produk ini dibuat?
Modal awalnya sendiri hanya Rp 25 ribu. Tadinya, saya tidak berniat
memproduksi untuk dijual. Latar belakang saya itu farmasi, peneliti. Jadi, hanya untuk meriset, karena melihat banyak produk yang bahan aktifnya kurang ramah lingkungan. Penelitiannya sendiri sekitar enam bulan. Dari melakukan riset, terus menyusun formulanya, lalu setelah selesai didiskusikan dengan dosen. Dosen lantas mengarahkan ke pihak rektorat kampus.
Di rektorat itu, awalnya, saya pikir mau dibiayai untuk penelitian lebih lanjut, tapi ternyata diarahkan untuk diproduksi. Mereka bilang, “Sudah tidak usah diteliti lebih lanjut dulu, mendingan kamu jual saja dulu, diproduksi. (Untuk melihat) apakah ada orang yang mau beli atau tidak.” Ternyata, responsnya bagus dari pasar.
Tadi disebut ramah lingkungan, memang apa bahan baku produk ini?
Saya menggunakan turunan minyak kelapa. Bahan baku dari minyak
kopra, minyak kelapa, diolah oleh vendor, lalu itu digunakan sebagai
bahan dasar. Ada juga dari minyak goreng jelanta atau bekas pakai, itu untuk sabun padatnya.
Harga bahan bakunya itu mahal atau murah, ya relatif. Karena tergantung gradenya juga. Yang jelas, waktu pertama kali dibuat, sebagian besar saya menggunakan fasilitas laboratorium di kampus. Jadi, memang modal yang keluar murni sebesar itu (Rp 25.000). Keperluan yang lain dibantu kampus. Setelah itu, dapat bantuan lagi untuk memperbesar kapasitas.
Waktu awal, produk dijual dengan harga berapa?
Waktu itu, kapasitas produksi sebanyak satu ember cat sekitar 15 liter. Itu awal, di tahun 2012, produk dijual seharga Rp 6.000-an per liter. Kami itu hanya jual isi, atau bentuknya curah. Sekarang, produk dijual Rp 7.500 per liter.

Pada penjualan awal, seperti apa masukan dari konsumen?
Saya mendapat banyak masukan, karena setiap konsumen itu punya selera yang berbeda-beda. Ada yang beri masukan dari segi kemasan, aromanya, variasinya. Seperti aroma itu, ada pembeli yang menginginkan agar ditambah ketajaman aromanya. Karena pelanggan kami itu lebih ke restoran-restoran, di mana produk digunakan untuk mencuci piring. Selain itu, ke pabrik makanan dan minuman untuk mencuci mesin pabrik.
Lantas, bagaimana dengan harganya, apakah pasar menilai cukup terjangkau?
Kalau dibandingkan produk sabun dari luar Pulau Sulawesi, harganya lumayan kompetitif. Tapi, nantinya, kami juga akan ekspansi penjualan di luar Sulawesi. Dan menjadi pekerjaan rumah bagi kami, untuk bagaimana menekan dan mengefisienkan proses produksi.Harapannya, kami bisa menjual lebih banyak sehingga harga produk bisa ditekan. Margin produk ini tidak terlalu tinggi, makanya kami harus fokus ke kuantitas. Kalau omzet itu per bulannya sekitar Rp 30 juta.
Sekarang ini, berapa produksi per bulan?
Kami memproduksi sekitar lima ton dalam satu bulan. Dan, setelah mengidentifikasi pasar mulai dari masyarakat umum, pertokoan, hotel, kafe, rumah makan, rumah sakit, jasa cleaning service, tempat hiburan, kami pun menghitung cukup lima persen saja dari seluruh kebutuhan Kota Makassar, atau sekitar 14 ton per bulan. Kami sendiri produksi masih lima ton. Maksudnya, pangsa pasar produk ini masih luas, dan itu masih bisa kami kejar.
Permintaan sendiri terus naik. Tapi, ini juga tergantung dari strategi kami untuk memasarkan, mengingat produk dari luar juga ada. Ketika kami bisa menawarkan dengan strategi lebih baik, lebih mudah diterima, otomatis lebih cepat untuk mencapai targetnya.
Apa rencana di tahun ini?
Rencana kami, bulan Februari mendatang, kami akan meluncurkan kemasan ritel untuk masuk ke pasar modern. Karena, awalnya, kami hanya menjual isi untuk segmentasi pasar-pasar perusahaan, sekarang untuk konsumen langsung. (EVA)

Bagaimana Mengelola Keuangan Perusahaan

posting'an dari majalah swa mkn bisa jadi bahan bacaan bagi teman2 yg suka bisnis sampingan. silahkan menyimak sesi konsultasi bersama daniel saputrao. 

penanya :
Saya baru memulai usaha sampingan. Bagaimana mengelola keuangan perusahaan, misal berapa persen untuk gaji, biaya operasional, pengembangan usaha. Terima kasih
Ahmad Rosad
rosad@fmipa.itb.ac.id
Jawaban
Saya salut kepada pak Ahmad. Walau sudah mempunyai pekerjaan tetap, tetapi masih mau berusaha dan mencari tambahan sampingan. Tentunya hal ini akan menambah waktu kerja dan  menyita energi bapak di rumah jika sudah bekeluarga.
Ada beberapa keuntungan usaha sampingan:
  1. Usaha sampingan adalah  langkah awal untuk memulai  bisnis penuh waktu. Jika usaha sampingan itu semakin maju, tentunya dapat dipertimbangkan di masa depan sebagai usaha penuh waktu.
  2. Jika terjadi sesuatu pada pekerjaan tetap anda, dapur anda masih bisa ”ngebul” karena adanya ”safety net” dari usaha sampingan tersebut
Namun ada juga kerugian usaha sampingan:
1. Karena hanya usaha sampingan, maka tidak ”seluruh hati” anda dicurahkan ke usaha sampingan tersebut, Karenanya hasilnya juga bisa”setengah-setengah”.
2. Jika ”sang jendral/pelaksana” bukanlah anda sendiri, maka akan terjadi kerawanan pengelolaan keuangan dan manajemen
Karenanya pertanyaan anda diatas sangat relevan untuk dibahas disini. Pengalaman kami dilapangan menunjukkan bahwa untuk usaha kecil menengah dan usaha sampingan, pengelolaan manajemen dan keuangan yang terbaik adalah sistem ”Manajemen ala Pasar Pagi”.  Manajemen Pasar Pagi terbukti berhasil membuat banyak usaha mom & pop yang ukuran tokonya kecil ’seperti kancil”  tetapi  berhasil mencapai omzet layaknya “gajah”.
Dalam sistem manajemen pasar pagi : jika baru memulai usaha sampingan
  1. Fokus utama adalah: menaikkan omzet sehingga modal bisa tertutupi secepatnya. Jadi persiapkanlah Business Scorecard dengan objective: Breakeven – Cash Flow – Revenue Growth – Sales Growth Rate
  2. Gaji untuk pegawai tidak ditentukan harus sekian persen dari omzet, tetapi ditentukan oleh: gaji standar di pasar. Untuk mengurangi biaya gaji, anda bisa menggunakan tenaga yang belum berpengalaman dan anda latih sendiri. Tentunya ini butuh waktu.
  3. Biaya operasional: harus fleksibel. Ada waktu-waktu tertentu, permintaan thd produk anda meningkat, karenanya biaya operasional juga akan membengkak. Untuk menguranginya gunakan tenaga paruh waktu, yang sebaiknya harus dilatih oleh anda sendiri
  4. Untuk pengembangan usaha, sebaiknya dilakukan jika Target dari Business Scorecard anda sudah tercapai. Terlalu dini membicarakannya di tahap ini.
Jadi intinya:
  1. Gunakan Manajemen Pasar Pagi . Pengalaman kami menunjukkan, jika anda menggunakan sistem Manajemen Pasar Pagi ini, maka pengelolaan keuangannya juga menjadi efisien. Jadikan bank sebagai accountant anda. Semua uang masuk dan uang keluar harus lewat bank. Gaji anda sendiri juga harus ditarik dari bank. Alhasil semuanya tercatat rapi di buku/rekening bank anda.
  2. Aplikasikan Business Scorecard. Semua target harus terukur. Business Scorecard ini yang membuat rencana anda menjadi eksekusi.
Semoga bisa membantu
Daniel Saputro

Senin, Februari 03, 2014

Bangun Visi dan Misi mu

Berikut adalah Kultwit @Jayayea tentang visi dan misi bisnis. Menarik untuk disimak, semoga bermanfaat :


Yuk mulai CuteTwit, saya kasih Judul: menemukan #VisiMisi Bisnis yang membumi.. Bantu RT yaa..
1.Materi ini saya buat karena saat membantu para finalis WMM ataupun Kompetisi lainnya, kebanyakan GARING saat membuat #VisiMisi
2.Apa sih gunanya #VisiMisi dituliskan? Kalo istilah cinta, sebetulnya tak perlu dituliskan, kecuali cintanya ke banyak orang. #ehh
3.Jadi #VisiMisi itu sangat penting terutama ketika perusahaan mulai besar & memiliki tim yg besar pula.
4.Ibarat suatu kapal yg besar, para ABK akan menanyakan "Kapten, kita akan kemana nih?" >> Tujuan akhirnya kemana? #VisiMisi
5.Kalo Anda sebagai kapten kapal tidak bisa memberi jawaban yg membuat mereka WoWW.. maka mereka tak akan TERMOTIVASI. #VisiMisi
6.Kedua, jika TUJUAN akhir terlalu TINGGI, hingga mereka tak yakin akan bisa mencapainya, maka mereka juga demotivasi. #VisiMisi
7.Untuk itu Anda harus MENALARKAN tujuan yg tinggi tsb menjadi langkah2 HOW u/ mencapai tujuan tsb. Itulah MISI.. #VisiMisi
8.Jadi VISI adalah tujuan jangka panjangnya, MISI adalah langkah-langkah mencapainya.. Gampang kan? Emang..! #VisiMisi
9.Para calon Finalis @wrausahamandiri baca ulang yaa, apa sudah sesuai #VisiMisi mu dengan kriteria tadi. Jangan2 gak paham bedanya.
10.Contohnya adalah #VisiMisi perusahaan kami MOMENTUM Entrepreneur Mindset >> http://t.co/ceDIAEivD3
11.Sampai disini jelaskah ttg #VisiMisi ? Trus koq ada VALUE, apa lagi tuh? >> Itu RAMBU2nya, agar tidak menghalalkan segala cara..
12. #VisiMisi sepertinya sepele, tapi jika seorang 'kapten' mampu menjelaskan dg benar, maka seluruh timnya akan termotivasi.
13.Contoh #VisiMisi Pribadi: Visi: Sebelum tuaKaya Raya, mati Masuk Surga >> Misi: Mulai belajar berdagang, ikut YEA, cari mentor, dll.
14.Satu tips jika Anda mau menang dalam perlombaan seperti WMM, dll, TAMPILAH BEDA dari yang lain. #VisiMisi
15.Kebetulan thn 2009 saya membantu 1 orang alumni ECamp ikut WMM & menang juara 3 (waktu itu hanya ada 3 juara). #VisiMisi
16.Ralat, tahun 2008. Kmdn di thn 2009, saya diminta tim UGM u/ membimbing 6 org Finalis WMM, alhamdulillaah 5 jadi juara. #VisiMisi
17.Lepas dari bagusnya bisnis Anda, tapi kalo gak bisa mempresentasikan dengan bagus, ya kecil kemungkinan menangnya. #VisiMisi
18.Selain urutan presentasi yg saya soroti, penggunaan BAHASA yg MEMBUMI juga penting. Simple, tapi Jurinya Paham. #VisiMisi
19.Misalnya: #VisiMisi >> bisa diganti dg "Kemana arahnya?" atau "Mau dibawa kemana?" atau "Seperti apa XX 10 tahun kedepan..?"
20.Sedangkan kata MISI, bisa diganti "Bagaimana CARA menuju kesana..?" >> Lebih gampang, beda dan gak GARING. #VisiMisi
21.Tidak hanya Juri, tim Anda juga akan lebih mudeng kalo pake bahasa manusia kan..? Gak harus pake bahasa SMURF koq.. #VisiMisi
22.Serupa dengan #VisiMisi , Co'y profile juga bisa menggunakan kata2 yang 'mengalir' & mudah dipahami, daripada terlalu kaku & umum.
23.Sekian, semoga Finalis @wrausahamandiri yg baca twit ini jadi juara semua.. Aamiin.. #VisiMisi

Perencanaan Keuangan untuk Memulai Usaha Kecil Menengah


Salah satu bahan pertimbangan seseorang untuk terjun secara penuh memulai usaha adalah kebutuhan modal usaha. Tidak ada rumusan pasti berapa modal yang di butuhkan untuk memulai usaha. Banyak di antara pengajar di beberapa kegiatan mentoring usaha maupun sekolah calon pengusaha mengajarkan bahwa yang penting usaha di buka dulu, modal dipikir belakangan. Hal ini di satu sisi menguntungkan karena calon pengusaha bukan hanya berwacana atau sebatas membuat proposal usaha, namun usahanya langsung buka dan terjun dalam tantangan yang sesungguhnya, namun disisi lain menyisakan potensi bangkrut yang besar karena tidak punya perhitungan dan tidak dibekali ilmu tentang manajemen keuangan dalam memulai usaha.

Perhatikan 5 aturan main saat anda akan memulai Usaha Kecil Menengah

Sebelum anda memulai usaha kecil menengah, ada baiknya anda melihat beberapa aturan main di bawah ini sebagai bahan tambahan wawasan anda sehingga usaha anda nanti bisa berjalan seperti yang anda harapkan

Lihat ke sekeliling anda untuk mencari contoh model bisnis yang anda inginkan dimana model bisnis tersebut harus sudah sukses menurut ukuran anda
Carilah partner atau rekan bisnis untuk meminimalkan resiko bangkrut total sekaligus berbagi pengalaman dan saling mendukung dengan teman bisnis anda tersebut
Hargai waktu anda dengan uang. Hal ini penting untuk membuat keputusan kapan anda butuh karyawan/jasa pihak lain dan berapa gaji yang akan anda berikan secara efektif. Contohnya: Anda menghargai waktu anda per jam adalah 20 ribu. Saat anda butuh waktu 3 jam untuk proses kirim barang ke pelanggan oleh anda sendiri dan ada pihak jasa kurir yang mengenakan tarif Rp. 50.000 untuk setiap pengiriman maka anda bis putuskan untuk membayar terus ongkos kirim dari perusahaan tersebut, karena harganya lebih murah dibanding waktu anda.
Sebelum memutuskan untuk melakukan proses rekrutmen karyawan, buat dahulu tingkat produktifitas yang akan anda bebankan ke karyawan tersebut. Caranya gampang, anda bisa membuat target jumlah pelanggan atau jumlah pendapatan dibagi dengan jumlah karyawan anda. Semakin besar hasilnya maka semakin baik produktifitas karyawan anda.
Fokus pada sektor penjualan setidaknya untuk 5 tahun awal usaha anda dibuka. Masa 5 tahun awal usaha di buka adalah masa kritis untuk mengenalkan usaha anda kepada pelanggan. Segala usaha harus di fokuskan pada aspek pemasaran demi mencapai target penjualan. Setelah masa kritis ini dilewati, anda baru bisa beralih ke fokus perbaikan yang lainnya.
Perencanaa Keuangan untuk memulai Usaha Kecil Menengah        

Seperti uraian di atas, bahwa salah satu keahlian yang harus dimiliki oleh calon pengusaha UKM adalah kemampuan mengatur keuangan. Hal ini penting anda kuasai, jika anda tidak ingin terjebak hutang, atau bahkan gagal untuk memulai usaha anda. Berikut ini kami uraikan beberapa hal yang bisa menjadi acuan anda dalam memulai UKM:

Mulai dari awal untuk disiplin dalam memisahkan uang untuk kebutuhan pribadi dan tabungan yang nanti akan digunakan untuk memulai UKM. Buat 2 rekening yang terpisah, jika anda membuka usaha dengan cari menjalin partner dengan orang lain, maka anda bisa menggunakan rekening bersama atas nama anda dan rekan bisnis anda.
Fokus pada laporan arus kas setiap hari dan laporan tersebut harus positif. Anda harus ingat bahwa untuk memulai usaha anda, maka anda harus benar-benar kuat memegang prinsip laporan arus kas harus positif. Banyak perusahaan yang sudah stabil sekalipun bisa bangkrut bukan karena tidak bisa melakukan penjualan, namun di sebabkan arus kas negatif, artinya dana kas perusahaan banyak yang masih tertahan (menjadi piutang) pada piah ketiga sehingga proses transaksi menjadi terganggu dan berakibat kepercayaan pelanggan, rekan bisnis, pemasok, dsb. menjadi turun. Laporan ini berisi transaksi harian antara uang masuk dan uang keluar, sehingga jika terjadi posisi negatif ( uang keluar lebih banyak dibandingkan uang masuk) maka yang harus dilakukan adalah menekan biaya produksi/biaya yang lain lebih kecil dari pemasukan dan pastikan rencana pengeluaran bisa sesuai dengan target-target penjualan dan penerimaan kas.
Siapkan Dana Darurat. Salah satu hal yang sulit dalam memulai usaha adalah mendapatkan order penjualan yang stabil setiap bulannya. Untuk itulah maka anda butuh menyiapkan dana darurat setidaknya untuk persiapan 1 tahun anda tidak mendapat order sama sekali. Hal ini penting untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti order sedang sepi, ada karyawan yang masuk rumah sakit karena kecelakaan, atau bahkan ada order yang cukup besar.
Laporan Keuangan yang penting untuk memulai UKM

Ada beberapa teknik dasar yang bisa membantu anda untuk mencatat transaksi bisnis anda menjadi sebuah laporan keuangan sederhana yang mudah dipahami oleh pemula.

Buat neraca sederhana  untuk mengawasi harta, hutang dan modal. Bentuk laporan ini bisa anda sederhanakan sesuai pemahaman anda, dimana isi yang paling utama adalah pencatatan berapa modal usaha anda, berapa hutang yang anda ambil, dan berapa aset anda saat laporan tersebut di buat. Anda bisa buat laporan ini setiap triwulan untuk mengetahui posisi aset anda naik apa turun dan kemampuan anda untuk menutuh hutang yang jatuh tempo sehingga anda tidak terjebak bangkrut karena gagal bayar hutang.
Laporan Arus Kas. Laporan ini untuk mencatat transaksi harian dana yang masuk dan keluar ke buku bank anda. Pastikan posisinya selalu positif
Laporan Laba Rugi. Anda harus paham bagaimana mencatat transaksi usaha anda dalam sebuah laporan keuangan sehingga anda bisa mengetahui apakah usaha anda untung atau rugi. Hal ini untuk menghindari anda membuat kesalahan dalam mengambil
keputusan bisnis karena laba rugi usaha anda hanya berdasar perkiraan atau asumsi. Laporan ini mempunyai 2 bagian utama yaitu pendapatan yang masuk dan beban atau biaya yang di keluarkan. Sebaiknya di buat setiap bulan.
Dengan memahami perencanaan keuangan anda untuk memulai usaha kecil menengah seperti uraian di atas, maka diharapkan usaha yang anda buka bisa berjalan dengan baik.

Sabtu, Februari 01, 2014

Prospek Investasi Saham 2014

Terbit Rabu, 27-Nov-2013 di Koran Investor Daily
2013 tampaknya belum menjadi momen bagus bagi investasi di bursa saham domestik. Hal tersebut terlihat dari pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih tertekan dengan kinerja Year To Date (YTD) 22 November 2013 sebesar 0,03% di level 4.317,96. Dengan kondisi tersebut, diperkirakan sulit bagi IHSG untuk bisa mengulangi prestasi sepanjang 2012 yang berhasil menoreh kinerja di atas dua digit, yakni 12,94%.Pergerakan IHSG pun juga mulai tidak terlalu searah (decoupling) dengan kinerja bursa-bursa saham regional, seperti indeks Dow Jones Industrial Average (Amerika Serikat/AS) dan Hang Seng (Hong Kong) sehingga korelasi pergerakan terhadap kedua indeks saham regional tersebut kian menurun dalam 3 tahun terakhir sejak 3 tahun terakhir. Penyebabnya, yakni semakin beragamnya sentimen-sentimen penggerak, baik dari dalam maupun luar negeri.Kandasnya laju IHSG yang sempat mencapai rekor tertinggi per 20 Mei 2013 dengan torehan 20,81% dipicu oleh 2 sentimen negatif yang cukup kuat, yakni imbas kekhawatiran yang besar atas rencana bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve, untuk mengurangi kucuran stimulus melalui program Quantitative Easing (QE) tahap 3 dan potret data-data makroekonomi domestik yang terlihat kurang solid, di antaranya seperti lonjakan inflasi pasca keputusan pemerintah atas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi per Juni 2013 serta berlanjutnya tekanan pada nilai tukar (kurs) Rupiah terhadap Dollar AS (Rp/USD).Menanggapi kedua sentimen tersebut, investor asing pun tampak tidak nyaman dan berangsur-angsur keluar dari bursa saham domestik. Hal tersebut terlihat pada rekap transaksi investor asing yang mencatat penjualan bersih (net sell) sepanjang YTD per 22 November 2013 sebesar Rp24,9 triliun atau rekor terdalam selama 1 windu terakhir menyusul arus dana keluar investor asing yang terjadi selama 4 bulan berurut-turut (Mei-Agustus 2013) sebesar Rp39,8 triliun. Akibatnya, kurs Rp/USD pun kian tertekan hingga menembus ke atas Rp11.000 per Dollar AS sejak September 2013.Menjelang tahun 2014, ada sejumlah hal penting penggerak perlu dicermati investor saham. Pertama, masalah prospek ekonomi global yang diperkirakan masih bertumbuh, namun cenderung melambat, menyusul sikap pesimisme lembaga moneter internasional (International Monetary Fund/IMF) yang memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global di 2014 dari sebelumnya 3,8% menjadi 3,6%. Namun, jika ekonomi global, terlebih AS semakin membaik, masalah yang berpotensi muncul adalah kekhawatiran besar pasar atas realisasi pengurangan kucuran stimulus moneter dari The Fed yang dianggap dapat menggurangi suplai Dollar AS di pasar keuangan sehingga membuat Dollar AS cenderung menguat terhadap sejumlah mata uang global lainnya sekaligus menekan kinerja harga komoditas dunia. Tambah lagi, belum jelasnya penyelesaian masalah batasan utang (debt ceiling) pemerintah AS juga dapat menjadi sentimen negatif jika kembali diungkit.Kedua, prospek pemulihan ekonomi global yang masih lambat dikhawatirkan berdampak buruk bagi indikator makroekonomi domestik yang hingga saat ini masih lesu, seperti melambatnya laju pertumbuhan ekonomi, inflasi tahunan yang tinggi dan memicu kenaikan suku bunga, pelemahan kurs Rp/USD ke level terendah dalam 5 tahun terakhir, dan defisit neraca perdagangan hingga kuartal III-2013. Namun, prospek inflasi di tahun depan berpotensi melambat seiring memudarnya efek kenaikan harga BBM sehingga memunculkan peluang penurunan suku bunga acuan untuk mendongrak pertumbuhan ekonomi domestik.Ketiga, adanya aturan baru dari BEI atas satuan perdagangan dan fraksi perubahan harga saham yang berlaku per 6 Januari 2014, juga diperkirakan menjadi katalis positif untuk menopang IHSG. Alasannya, hal tersebut dapat membantu penyerapan jumlah investor saham di Indonesia, terlebih dari investor ritel. Keempat, momen pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) juga dapat menjadi sentimen penggerak karena terkait visi dan misi dari para calon Presiden dan Wakil Presiden atas perekonomian domestik.Kelima, menurut penulis, peluang IHSG untuk kembali bangkit dan mencetak torehan positif di tahun depan pun masih ada. Berdasarkan estimasi rata-rata pertumbuhan laba bersih emiten-emiten saham dan Price Earnings Ratio (PER) wajar dalam indeks LQ-45, yakni 15,4% dan 14 kali sepanjang 2014, diperkirakan target wajar IHSG berada di level 5.230 atau terdapat potensi kenaikan sebanyak 2 digit dari posisi IHSG saat ini.Kemudian, sektor-sektor industri apa saja yang masih menarik di tahun depan? Paling tidak, ada 4 sektor industri yang potensial, yakni sektor Properti & Real Estate (Konstruksi & Properti Lahan Industri), Industri Dasar (Pakan Ternak dan Semen), Barang Konsumsi (Farmasi dan Makanan Minuman), serta  Perdagangan, Jasa, & Investasi (Ritel dan Media Iklan).Prospek industri Konstruksi dan Properti Lahan Industri ditopang oleh kelanjutan program MP3EI (Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia) dalam jangka panjang serta aliran dana investasi langsung (direct investment), baik dari lokal maupun asing yang cenderung meningkat pasca Pemilu sehingga mendorong kenaikan pada rata-rata harga jual lahan industri karena potensi naiknya permintaan. Prospek industri pakan ternak ditopang oleh peningkatan pendapatan masyarakat serta tingkat konsumsi per kapita atas ayam broiler yang masih relatif rendah dibanding negara-negara lain.Prospek industri Semen ditopang oleh kebutuhan pembangunan Properti dan pengembangan Infrastruktur, terlebih permintaan yang masih cukup besar di pulau Jawa dan Sumatera. Prospek industri Farmasi mendapat katalis dari potensi belanja kesehatan yang meningkat seiring adanya BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) yang mencakup urusan kesehatan masyarakat melalui program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan.Prospek industri Makanan & Minuman serta Perdagangan Ritel tampak defensif karena tren perubahan gaya hidup masyarakat di mana kelompok usia produktif serta kelas menengah juga meningkat ditambah pertumbuhan pada rata-rata pendapatan masyarakat. Terakhir, industri Media Iklan ditopang oleh potensi tambahan pendapatan iklan dari masa Pemilu di tahun depan.Dengan berbekal persiapan menyambut tahun 2014, investor diharapkan lebih cermat dalam menyiasati arah pergerakan pasar saham. Karena itu, penulis menyarankan agar investor tetap fokus pada saham-saham dari industri prospektif untuk investasi jangka panjang serta tidak mudah terpengaruh oleh gejolak sentimen yang hanya bersifat jangka pendek. Happy Investing![ Praska Purtrantyo ]